top of page

Bumi Bagian 1

  • Sep 15, 2016
  • 2 min read

Pada dasarnya bumi dibagi menjadi bagian bagian didalamnya yang didasarkan klasifikasi komposisi dan sifat elasitas zat. Mulai dari yang terdalam, yaitu inti bumi yang tersusun dari besi dan nikel. Inti bumi ini dibagi lagi menjadi inti dalam dan inti luar.

Gambar 1. Bagian-bagian bumi

Bentuk inti dalam bumi adalah padat, sedangkan bentuk luar dalam bumi adalah cair. Perbedaan tersebut dikarenakan, pada inti dalam tekanan/compression sangatlah besar, sehingga bukan komposisi zat dalam inti dalam bumi tidaklah cair, namun padat. Diatas inti bumi terdapat mantel bumi yang tersusun dari magnesium(dominan) dan bersifat plastis sampai semiplastis. Yang bersifat plastic pada mantel atas bagian bawah ini dinamakan dengan asthenosphere (posisi kedalaman sekitar 100 km dari lithosphere).

Gambar 2. Keterangan bagian bumi: mantel atas-kerak bumi

Lalu, diatas mantel terdapat lapisan kerak bumi yang ketebalannya paling tipis, yaitu 100 km. Kerak bumi dibagi menjadi dua jenis, yaitu kerak samudera dan kerak benua. Kerak samudera ini memiliki kompisisi berupa besi, silikat, dan magnesium, sedangkan kerak benua memiliki komposisi berupa silikat dan aluminium. Karena kandungan yang dimiliki oleh kerak samudera, maka densitas batuan pada kerak samudera lebih besar daripada densitas batuan pada kerak benua. Hal tersebut yang menyebabkan kerak benua mengapung diatas lautan (Efek Isostasi di Teori Wegener).

Kerak bumi atau yang disebut juga dengan lithosphere ini mengalami deformasi yang kuat hanya pada jalur jalur sabuk aktif yang relative sempit bersama dengan transform fault. Jalur aktif tersebut ditandai dengan seismisitas (aktivitas kegempaan) yang tinggi yang mana hal tersebut merupakan batas antar lempeng. Lempeng-lempeng terus bergerak akibat arus konveksi. Adapaun jenis-jenis batas lempeng, yaitu:

1. Batas divergen (konstruktif)

Akibat pergerakan lempeng divergen ini adalah membentuk material kerak bumi baru.

Contoh : Punggungan tegah samudera.

2. Batas Konvergen(destruktif)

Akibat pergerakan lempeng konvergen ini adalah kerusakan material bumi karena material antar dua lempeng kerak bumi saling mendekat.

Contoh : Lempeng Indo-Australia dan Pegunungan Himalaya.

3. Batas Konservatif

Pergerakan lempeng konservatif ini tidak menyebabkan material bumi yang rusak atau terbentuk sepanjang transfom fault.

Contoh : patahan San Andreas.

Lempeng tektonik utama di bumi menurut Le Pichon adalah:

  1. Lempeng pasifik

  2. Lempeng Indian – Australian

  3. Lempeng Eurasian

  4. Lempeng Amerika

  5. Lempeng Antartika

  6. Lempeng Afrika

Namun ada juga yang menambahkan lempeng Filipina.

Sumber: Resume Putri Dyah Untuk Mata Kuliah Tektonik Indonesia

Comments


Featued Posts 
Recent Posts 
Find Me On
  • Facebook Long Shadow
  • Twitter Long Shadow
  • YouTube Long Shadow
  • Instagram Long Shadow
Other Favotite PR Blogs
Serach By Tags
bottom of page